Blog Archives

[Review Indo-Movie] Pocong The Origin (2019): Satu Lagi Horor Indonesia yang Punya Style Unik

Beruntung semangat berkreativitas dalam membuat horror masih ada. Masih ada creator yang berlomba-lomba untuk memberikan sesuatu yang baru. Semenjak Pengabdi Setan, berbagai horror dengan varian barupun muncul meski Pengabdi Setan itu sendiri bukan salah satunya. Ada Mereka yang Tak Terlihat yang lebih focus ke drama, ada Kafir yang punya gaya slowburn dengan sentuhan local yang kuat, ada Sebelum Iblis Menjemput dengan horror-satanic-teror ala barat yang belum ada di Indonesia, bahkan proyek remake-an Suzzanna pun digarap serius dengan sesuatu yang baru berupa sentuhan horror klasik 80-an. Sempat khawatir bagaimana kelanjutan hegemoni ini karena selama 3 bulan pertama tahun ini, belum ada film horror yang impresif, beberapa Cuma berpotensi namun gagal eksekusi, kebanyakan ya medioker. Untungnya di bulan ini, film horror kembali menggeliat. Setelah Sunyi hadir dengan sesuatu yang cukup unik, sebuah perpaduan sukses meremake film Korea, kini Monty Tiwa turut muncul mempersembahkan sesuatu dengan serius, Pocong The Origin.

ET00006720.jpg

Read the rest of this entry

Advertisements

[Review Indo-Movie] Jaga Pocong (2018): Konsep yang Menarik

Saya tiba-tiba mengantisispasi film ini dan begitu tertarik. Alasannya ada pada trailer dimana trailer itu berhasil memberikan informasi premis yang sangat menarik buat saya. Suster Milla disuruh untuk menjaga mayat alias pocong di sebuah rumah semalaman. Premis yang sederhana, dan kebetulan saya suka ide-ide yang sangat sederhana berlatar satu tempat seperti ini seperti Buried, 12 Angry Men, hingga The Raid. Dari premis ini, menarik bagaimana saya punya ekspektasi mendapatkan horror dengan sentuhan nuansa depresif yang menyiksa psikologi, karena rasa paranoid ngejaga pocong.

sinopsis-film-jaga-pocong-menguak-teror-1209cf.jpg

Read the rest of this entry