Blog Archives

[Review Indo-Movie] Yowis Ben 2 (2019): Film Kejar Setoran

Yowis Ben tahun kemarin termasuk memuaskan buat saya. Saat mendengar kabar sekuel, jujur saja saya tidak begitu antusias karena beberapa alasan. Pertama, Yowis Ben memang terlihat cerita kelar 1 film karena endingnya memang tampak taka da rencana sekuel. Kedua, dengan dijadikan sekuel, justru ngerasa ending film pertama jadi sangat disayangkan. Saya berpikir Yowis Ben pertama akan terasa sangat keren apabilan Bayu dan Susan dibuat bad ending dengan cerita murni soal persahabatan, endingnya akan terasa tidak mainstream tapi terlihat realistis. Melihat trailer Yowis Ben 2, dengan plot yang sudah bias dipampang, beneran saya ngerasa ending film pertama harusnya gitu biar ga menghabiskan durasi di film kedua, langsung starter poin karakter Bayu sudah mapan. Pada akhirnya saya memang pesimis dengan sekuelnya, selain karena memang terlihat diasa-adakan, tidak sesuai kebutuhan, melihat lapisan konfliknya pun tampak ambisius, jadi bagaimana hasilnya?

Film-Yowis-Ben-2.jpg

Read the rest of this entry

Advertisements

[Cerpen : Travel Fiction] Pelangi Sempu

3 copyPersahabatan, sebuah kata yang mensugesti pemikiran umat manusia akan sesuatu yang menyenangkan. Padahal tiap hal yang menyenangkan tentunya diselingi suatu masa transisi pula. Bagi Oci, gadis bertubuh mungil ini merasa persahabatannya dengan segerombolannya seperti salah satu komponen warna yang indah dari banyaknya warna dunianya yang nampak cerah dan menenangkan. Meski kadang ia tidak menyadari warna itu mungkin akan tertutup sesuatu yang menghalangi dirinya dari kegiatan menikmati dunia. Read the rest of this entry