Blog Archives

[Review Webtoon] Virgo and The Sparkling: Formula Basic dengan Pengembangan yang Menarik

BumiLangit tidak hanya mempublikasikan karyanya lewat Facebook. Virgo adalah satu-satunya karya sejauh ini yang diterbitkan di webtoon. Sebenarnya saya sudah tau sejak lama, tapi karena tidak begitu impress saat pertama membaca maka saya tidak tertarik. Lalu kenapa akhirnya saya membaca? Secara kebetulan, saya menemukan komik cetak Virgo di Gramedia. Sebenarnya agak gatal ingin membeli, hitung-hitung mempebanyak koleksi komik local. Tapi sebelum membeli, karena merasa tidak ingin rugi, sayapun membaca kembali webtoonnya secara full. Hasilnya, saya tidak ragu akhirnya untuk membeli edisi cetaknya, buku BumiLangit ketiga setelah 2 komik Si Buta dari Gua Hantu.

virgo-2-681x352.jpg

Read the rest of this entry

Advertisements

[Review Komik] Aquanus Seri 2: Terganggu Crossover, Padahal Menarik

Dari semua proyek revolusi, Si Buta adalah favorit. Tapi selain Si Buta yang punya masanya sendiri, Revolusi juga puny a proyek yang berlatar di tahun yang sama, yaitu Aquanus, Maza, dan Sri Asih. Dari ketiga itu, Aquanus adalah favorit saya. Memulai seri pertamanya dengan epic, baik dari segi cerita maupun eksekusi origin story yang menarik. Aquanus berhasil membuat saya peduli dan kenal pada sosok Dhanus Jr begitupun dengan world building soal kekuatan Aquanus, sesuatu yang tidak (atau belum) di eksekusi dengan baik oleh Maza dan Sri Asih. Dan jelas, selain SI Buta, Aquanus adalah komik BumiLangit yang saya nantikan.

27973369_1534528906595842_4560277701536790354_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Maza – Prince of Dream Seri 2: Plot Menarik dan Berkenalan Sedikit Lebih Dekat dengan Imaji

Semenjak membaca Sri Asih, entah pandangan saya soal Maza seri pertama berubah, lebih mengapresiasi. Awalnya yang merasa pengenalan Maza kurang, justru merasa cukup karena porsinya dibagi dengan Karin, setidaknya saya mengenal system kerja Imaji bertarung bersama Kartubi. Walau bagaimanapun, saya masih menuntut bagaimana komik Maza lebih memperkenalkan dirinya pada saya. Mulai dari Imaji, hingga world building nya.

28379148_1549248495123883_955359110919969749_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Si Buta Dari Gua Hantu – Sapu Jagat: Sekali Lagi, Punya Villain yang Sangat Menarik

BumiLangit tampaknya selalu serius, totalitas, dan berhati-hati dalam menggarap Si Buta. Tentu saja wajar, Si Buta adalah karakter ikonik yang sudah sangat sah dibilang sebagai salah satu ikon pop kultur di Indonesia. Jadi jelas beban yang ada dalam menggarap proyek Revolusi untuk Si Buta amat sangat diperhatikan. Dan hasilnya, di seri pertamanya yang berjudul Mata Malaikat terasa sangat memuaskan dan saya amat sangat menantikan lanjutan ceriitanya.

24774734_1469509966431070_8154863341776387234_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Bidadari Mata Elang: Petualangan Menarik Tanpa Karakter Menarik

Pada awalnya saya berpikir Bidadari Mata Elang adalah produk BumiLangit yang termasuk proyek Pustaka, ternyata saya salah, Bidadari Mata Elang termasuk dalam proyek Revolusi. Saya memang tidak begitu mengikuti proyek Pustaka dan lebih menyambut proyek-proyek Revolusinya. Dengan latar masa tradisional maka saya berpikir ini ada di masa SI Buta,tapi tentu saya tidak berharap crossover, setidaknya dalam dunia Revolusi ini, saya menyimak kisah tradisionalnya, pahlawan tradisional lain selain Si Buta, itu yang saya nantikan, cerita seputar dunia persilatan juga.

22008202_1409735139075220_7630004796239709020_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Sri Asih – Dewi Keadilan Season 1: Bukan Perkenalan yang Baik

Koreksi apabila interpretasi dan ekspektasi saya salah. Melalui proyek Revolusi, komik-komik BumiLangit ini membuat saya berharap untuk mengenal para superhero Indonesia dengan cara yang baru. Inti katanya ada pada “pengenalan”. Menurut saya, industri komik dan juga kondisi para pembacanya amat berbeda dengan industri luar, khususnya Amerika, dimana ada masa yang terputus, generasi yang benar-benarterputus dari para penikmat karakter orisinil para superhero saat pertama kali terbit ini. Yang saya tahu pun, insutri komiknya sendiri belum lah begitu teroganisir, baru saat-saat sekarang komik Indonesia terasa bangkit dan mulai belajar mengorganisir para karakternya. Ya memang ini masih sekadar sepengetahuan saya (saya yakin saya masih belum banyak tahu, menunggu ada yang mengkoreksi). Tapi, setidaknya dari sudut pembaca, atau setidaknya dari dokumentasi informasi baik yang ada di media ataupun di internet, informasi mengani komik Indonesia  yang dulu terasa sulit di akses, termasuk karakter-karakter superhero Indonesia. Kurangnya warisan informasi membuat informasi superhero Indonesia terasa sangat asing bagi awam. Nah melalui proyek Revolusi dari BumiLangit ini saya anggap sebagai cara BumiLangit memperkenalkan kembali para superhero Indonesia ini kepada awam melakui media yang sangat mudah dijangkau, yaitu Facebook, tanpa harus merusak cerita yang sudah ada demi menghormati karya lama dan juga para pembaca lama.

22366385_1420075201374547_5720182849497536900_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Maza – Prince Of Dream : PR BumiLangit Membangun Konsep Dunia Supranaturalnya

Mohon maaf saja, untuk karakter-karakter superhero Indonesia, khususnya yang berkekuatan super. Secara pandangan subyektif, saya merasa lebih menyukai karakter yang asal usul kekuatannya berasal dari kekuatan mistis, ketimbang yang asal usul kekuatannya berasal dari planet tertentu, untuk kecelakaan eksperiment science masih ok lah. Alasannya, saya merasa kultur urban legend Indonesia yang begitu kaya, rasanya alangkah lebih baiknya jika dimanfaatkan untuk berbagai bahan cerita, bukan Cuma cerita horror, bahkan untuk gerne superhero sekalipun. Mitologi supranatural di Indonesia ini begitu kaya dan masih amat sangat sesuai dan diterima sebagai suatu bahan cerita. Dan setahu saya, aspek ini sudah dimanfaatkan oleh beberapa karakter komik pendekar Indonesia dan berhasil digemari. Beberapa yang saya tahu nama besarnya adalah Si Buta dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, hingga Wiro Sableng pun rasanya dalam ilmu-ilmunya masih lah berkaitan dengan mitologi supranatural Indonesia. BumiLangit pun punya karakter-karakter lain yang mempunyai ruang lingkup mitologi supranatural selain Si Buta. Melalui proyek barunya berjudul Revolusi, di kloter pertamanya BumiLangit memunculkan 3 tokoh yang berasal dari luang lingkup mitologi supranatural, yaitu Si Buta, Sri Asih dan Maza. Dan dari ketiga karakter itu, sejujurnya meski saya tahu nama besar Si Buta dan Sri Asih, tapi secara aspek supranatural, Maza adalah karakter yang kental unsur supranaturalnya dan bagi saya ini menarik. Ok, saya memang kurang tahu sebelumnya bagaimana Maza, saya hanya menyimpulkan dari komik ini dimana sepertinya Maza adalah karakter yang memanfaatkan jin pelindungnya untuk memerangi kejahatan, benar begitu ? CMIIW. Kalau benar, wow konsepnya keren ini.

 

18486173_1290024551046280_5428391669477260799_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Si Buta dari Gua Hantu – Mata Malaikat : Kompleksitas Origin Yang Menarik, Bukti Sebuah Legenda

Entah bagaimana asal usulnya saya bisa berkesempatan mengetahui komik ini dan akhirnya mengetahui mengenai Bumi Langit dengan karakter-karakter superhero lainnya, entah karena share dari teman facebook atau karena berpetualang di berbagai forum grup diskusi facebook soal superhero, tapi yang jelas saya merasa sangat beruntung. Saya adalah generasi yang mendengar kabar kehebatan legenda cerita si Buta tanpa mendapatkan pengalaman menikmati kisahnya sama sekali, tidak komiknya, ridak sinetronnya, dan tidak pula filmnya, hanya nama besarnya. Jadi, alangkah girangnya ketika saya mengetahui ada komik si Buta dimana publishernya dengan bermurah hati mau membagikan karya luar biasa ini melalui facebook, dan tentu saya sangat berterima kasih karena memberikan kesempatan untuk saya agar mudah mengaksesnya.

20292997_1357433457638722_325667225176382540_n

Read the rest of this entry

[Review Komik] Revolusi Aquanus – Penguasa Lautan Seri 1 : Revolusi Ala Tokusatsu

Gebrakan baru Bumi Langit dengan membuat kisah baru para karakter superheronya melalui gerakan Revolusinya di kloter pertama merangkul beberapa karakter saja. Diantaranya Si Buta Dari Goa Hantu, Maza, Sri Asih, dan Aquanus, sementara komik Prahara bukan merupakan bagian dari proyek Revolusi. Dari semua proyek Revolusi, hanya Si Buta Dari Goa Hantu yang merupakan penceritaan kembali, sementara sisanya adalah regenerasi dari pendahulunya dengan memperkenalkan karakter baru yang akan mewarisi kekuatan pendahulunya. Dari ketiga karalter tersisa, sejujurnya hanya Aquanus yang paling tidak antusias untuk saya ikuti. Alasannya adalah karena originnya. Saya sempat mengulik informasi dari asal usul siapa itu Aquanus, begitupun karakterlainnya. Hasilnya, dari semua karakter superhero Bumi Langit, saya menyukai konsep superhero yang mendapatkan kekuatannya dari hal-hal mistis, entah rasanya lebih sesuai saja dengan suasana Indonesia, contohnya Si Buta, Sri Asih, dan Maza. Sementara karakter seperti Aquanus, Godam, Gundala dan semacamnya, yang asal kekuatannya dari kaum tertentu dan biasanya dari planet antah berantah, konsepnya rasanya terlalu absurd (yeah i know di luar, konsep ini sudah sangat umum). Jadi ya Aquanus adalah karakter paling akhir yang saya minati di angkatan pertama ini. Tapi, siapa sangka disaat Sri Asih dan Maza tidak memenuhi ekspektasi saya, Aquanus justru jauh melebih ekspektasi dan menjadi cerita paling menarik setelah Si Buta.

20663783_1370440313004703_7022987212308043471_n

Read the rest of this entry