Blog Archives

[Review Anime] 3D Kanojo Girl Season 2 (2019): Tidak Lagi Befokus Pada Igarashi Iroha-Tsutsui Hikari

Mendengar 3D Kanojo Girl berlanjut ke season 2 termasuk mengejutkan buat saya. Saya tidak punya  ekspektasi untuk melihat lanjutan kisah Iroha dan Hikari dimana bagi saya cerita season pertama sudah ok. Meskipun memang masih ada pertanyaan yang belum terjawab, melihat trend anime romance seperti ini memang tidak sering berlanjut, jadi saya benar-benar tidak begitu berekspektasi mendapat lanjutan. Jadi, apa yang saya dapat di season 2 ini?

LjbWYZ5.jpg

Read the rest of this entry

Advertisements

[Review Anime] Over Drive (2007): Ketika Tokoh Utama Menjadi Satu—Satunya Aspek yang Tidak Menyenangkan

Yowamushi Pedal adalah satu-satunya anime sport sepeda yang saya tonton sejauh ini. Lalu, secara kebetulan saya menemukan anime satu ini yang berjudul Over Drive. Sebagai penyuka genre sport, jelas saya ingin mencoba ini. Saya tak punya informasi apapun soal anime ini, jadi saya pun tak punya ekspektasi apa-apa selain bayangan dari Yowamushi Pedal (selanjutnya disebut YP) yang menghantui.

Over Drive Subtitle Indonesia batch.jpg

Read the rest of this entry

[Review Anime] Bleach (2004-2012): Semesta yang Kacau

Tidak banyak anime shonen saga yang saya tonton, hanya tontonan mainstream macam Naruto, One Piece, Dragon Ball, Fairy Tail, Hunter x Hunter, dan apakah Samurai X dan Fullmetal Aclchemist masuk kategori itu? Tapi dari semuanya, saya masih belum tertarik sedikitpun menonton Bleach. Saat dulu tayang di tv nasional saat saya SD, saya menikmatinya,.Kemudian semenjak tv swasta itu tiba-tiba tidak jelas dalam mengatur jadwal, saya pun tak minat lagi. Setelah berpuluh tahun kemudian, mengingat saya ada waktu banyak saat ini, saya kemudian mencoba menonton Bleach secara marathon. Hasilnya, sungguh sangat penyiksaan menonton anime satu ini. Saya mantap mengatakan bahwa Bleach adalah anime shonen saga terburuk yang pernah saya tonton, lebih buruk dari Fairy Tail, bahkan lebih buruk dari filler-fillernya Naruto.

015977700_1529926761-Bleach.jpg

Read the rest of this entry

[Review Anime] One Outs (2008-2009): Anime Baseball yang Jahat

Kebanyakan anime baseball (utamanya yang telah saya tonton) selalu berlatar kehidupan sekolah, turnamen sekolah, khususnya SMA, tujuannya Kosien -meski saya belum sekalipun melihat anime yang tokohnya sukses mencapai Kosien. Tapi karena beberapa tontonan terakhir selalu berlatar SMA, dan setidaknya sudah sedikit tahu lebih banyak soal baseball, saya jadi penasaran dengan latar cerita yang sudah di level professional. Major sejak season 4-6 memang sudah mencapai ranah itu, tapi feelnya masih tetap dengan kenaifan anak SMA, saya masih anggap ini cerita SMA Cuma dengan latar professional, yang memang aspek profesionalnya sendiri tidak memuaskan. Maka, ketika mencari tahusoal tontonan berikutnya, One Outs, saya cukup antusias dengan latar ceritanya yang mengambil setting ranah professional.


Read the rest of this entry

[Review Anime] Major 2nd (2018): Upgrade Semua Aspek

Setelah tamat 2010 lalu, seri Major kembali dilanjutkan 8 tahun berselang. Kisah Shigeno Goro telah usai, di seri kali ini kisahnya akan berfokus pada Shigeno Daigo, anak kedua Goro.  Bukan Cuma 6 season sebelumnya saja, 2 OVA tambahan juga punya posisi penting agar lebih memahami seri ini. Saya tetap menyambut antusias, karena kalau mengingat betapa suksesnya seri Major menjaga konsistensi world building dalam semestanya selama 6 season, saya yakin melanjutkan seri ini pun bukanlah suatu hambatan untuk menanti berbagai karakter menarik yang hadir, tentunya dengan harapan ada peningkatan, bukan Cuma soal kualitas animasi, tapi juga beberapa masalah yang saya punya di 6 season sebelumnya.

Major-2nd-750x410.jpeg

Read the rest of this entry

[Review Anime] Major Season 6 (2010): Kembali ke Gaya Lama

Akhirnya telah sampai pada final season dari kisah Shigeno Goro. Tentu saja ini adalah penantian puncak akan kisahnya dalam menaklukan Liga Major Amerika. Setelah saya dibuat antusias dengan season 5 dengan segala perubahannya, saya punya optimisme pada season 6 untuk menuntaskan segalanya. Sayangnya, season ini justru kembali ke gaya lama. Memang ada beberapa aspek baru yang menarik yang sekali lagi memperkuat aspek betapa kuatnya world building dari semesta Major ini. Sayangnya beberapa gaya lama yang kembali itu justru aspek yang secara personal tidak saya suka.

Major6.png

Read the rest of this entry

[Review Anime] Major Season 5 (2009): Akhirnya, Perubahan Formula

Hal yang paling saya suka dari Major adalah bahwa tema tiap seasonnya selalu berbeda, meskipun secara praktis tapi memang ampuh bahwa cara cepat meyoroti tiap fase kehidupan Goro membuatnya terlihat berbeda tiap season. Season 1 masa SD, season 2 masa SMP, season 3 masa SMA dengan tentu saja targetnya Koshien, dan season 4 petualangan Goro di Minor League. Season 5, tentu saja berharap melihat Goro di fase selanjutnya, berkarir di Major League. Tapi ternyata tidak, mencoba tidak predictable, secara mengejutkan season ini berfokus sudah pada karir Timnas di Piala Dunia dengan Goro sebagai Rookie.

major-anime-sports-anime-29419678-600-357.jpg

Read the rest of this entry

[Review Anime] Major Season 4 (2008): Tema Berbeda, Eksekusi Tipikal

Season 1 masa SD, season 2 masa SMP dengan tone dewasa soal bangkit, season 3 soal dunia SMA yang cukup generic soal berjuang bersama tim payah. Soal world building, Major memang luar biasa, mampu memberi cerita yang berbeda di tiap seasonnya, dengan banyak karakter yang berkesan. Kini di season 4, dunia itu akan bertambah luas karena sekali lagi dengan tema yang baru dan berbeda, soal dunia baseball professional, Goro menantang Amerika untuk mencapai Major League, jadi jelas akan ada banyak hal baru.

1216899616

Read the rest of this entry

[Review Anime]  Major Season 3 (2007): Hasil Mengorbankan Season 2

Sudah 3 season saya mengikuti anime Major. Sejauh ini saya belum merasa Major lebih superior dari anime basebasll seperti Cross Gamer, Furikabute, dan DnA, tapi memang Major saya akui anime bisbol kesekian yang sangat mengesankan. Season 1 memang tidak ada masalah, tapi entah eksekusi drama yang memang begitu menonjol ekskusinya tidak begitu mengesankan. Bukan salah animenya, bukan dianggap sebagai sisi minus, tapi kebetulan saya terlanjur nonton Cross Game yang eksekusi dramanya lebih nampol sehingga membuat Major kebanting. Season 2 konsepnya lebih menarik, eksekusinya juga lebih baik, sayangnya minus Cuma 1, arah karakter Goro yang begitu menyebalkan, kehilangan respect pada karakter ini. Tapi itu semua demi membuat karakter Goror bergerak di season 3, ya season 2 adalah pengorbanan.

major s3

Read the rest of this entry

[Review Anime] Major Season 2 (2005-2006): Cerita Lebih Fokus , Tapi Tokoh Utama Menyebalkan

Major S1 sangat memuaskan, khsusnya sentuhan dramanya dengan world building dan ruang lingkup yang cukup luas. Ending season 1 berhasil membuat saya penasaran pada season 2. Tapi begitu mengejutkannya bahwa tokoh utama kita, Goro Honda, yang kini sudah bergantu nama menjadi Goro Shigeru, mengatakan tidak lagi bermain baseball karena cedera. Awal yang cukup menarik untuk memulai.

major 1.jpg

Read the rest of this entry