Monthly Archives: February 2019

[Review Indo-Movie] Foxtrot Six (2019): Level Baru Film Blockbuster Indonesia

2019 berharap menjadi tahun yang menyenangkan buat perfilman Indonesia. Setelah Januari dibuka dengan sangat baik, baik secara komersil maupun kritik, Februari masih menjanjikan beberapa film yang menarik. Pilihan saya jelas jatuh pada Foxtrot Six yang sudah saya antispasi jauh-jauh hari.  Eksplorasi ragam genre di perfilman Indonesia semakin berkembang, dan salah satu yang berkembang adalah film action. Sebagai pembuka genre action di tahun ini, Foxtrot Six termasuk berhasil menjaga nada optimism film nasional di tahun ini.

edan-biaya-pembuatan-foxtrot-six-termah-2336c8.jpg

Read the rest of this entry

Advertisements

[Review Webtoon] Terlalu Tampan: Pede Dengan Komedi Absurdnya

Film Terlalu Tampan sudah dirilis pada akhir Januari 2019. Sebenarnya seblum menonton film itu, saya sudah membaca webtoonya terlebih dahulu, dan memang saya membacanya karena dipicu berita rilis filmya. Dan akhirnya, saya tahu kenapa webtoon ini melegenda.

line-webtoon_20170718_155523.jpg

Read the rest of this entry

[Review Webtoon] Virgo and The Sparkling: Formula Basic dengan Pengembangan yang Menarik

BumiLangit tidak hanya mempublikasikan karyanya lewat Facebook. Virgo adalah satu-satunya karya sejauh ini yang diterbitkan di webtoon. Sebenarnya saya sudah tau sejak lama, tapi karena tidak begitu impress saat pertama membaca maka saya tidak tertarik. Lalu kenapa akhirnya saya membaca? Secara kebetulan, saya menemukan komik cetak Virgo di Gramedia. Sebenarnya agak gatal ingin membeli, hitung-hitung mempebanyak koleksi komik local. Tapi sebelum membeli, karena merasa tidak ingin rugi, sayapun membaca kembali webtoonnya secara full. Hasilnya, saya tidak ragu akhirnya untuk membeli edisi cetaknya, buku BumiLangit ketiga setelah 2 komik Si Buta dari Gua Hantu.

virgo-2-681x352.jpg

Read the rest of this entry

[Review US-Series] Titans (2018): Lebih Kelam dan Brutal, Tapi Tetap Standar Arrowverse

DC kembali menambah koleksi shownya, bahkan menambah universe baru. Setelah universe series animasi TimmVerse (yang tentunya sudah tamat), lalu universe movie animasi (DCAMU), World of DC atau DCEU, ArrowVerse, kini tambah 1 lagi. Entah apanamanya, tapi ini dari layanan streaming bernama DC Universe, khusus kepunyaan DC dan WB. Dan proyek perdananya adalah Titans, sebuah tim dari para remaja nerkekuatan super, kecuali Robin, karena dia, hmmm, He is Batman…..sidekick.

Titans-DC-Universe-Banner.jpg

Read the rest of this entry

[Review Anime] Over Drive (2007): Ketika Tokoh Utama Menjadi Satu—Satunya Aspek yang Tidak Menyenangkan

Yowamushi Pedal adalah satu-satunya anime sport sepeda yang saya tonton sejauh ini. Lalu, secara kebetulan saya menemukan anime satu ini yang berjudul Over Drive. Sebagai penyuka genre sport, jelas saya ingin mencoba ini. Saya tak punya informasi apapun soal anime ini, jadi saya pun tak punya ekspektasi apa-apa selain bayangan dari Yowamushi Pedal (selanjutnya disebut YP) yang menghantui.

Over Drive Subtitle Indonesia batch.jpg

Read the rest of this entry

[Review US-Series] The Punisher Season 2 (2019): 2 Plot Villain yang Tak Menyatu, Tapi Diperlukan

Netflix sedang bersih-bersih acara Marvel. Iron Fist dan Luke Cage telah di cancel, dan yang paling disayangkan tentu ikut dicancelnya Daredevil yang padahal belum puas melihat pertarungannya dengan Bullseye. Kini tersisa The Punisher dan Jessica Jones. Tentu ini akan jadi musim terakhir The Punisher yang tayang lebih dulu,. Maka tentu harapannya tidak ada lagi misteri tersisa mengingat kelanjutan series Marvel-Netflix ini tidak ada kejelasan juga. The Punisher punya season pertama yang menarik, mebuatnya menjadi salah satu series andalan Marvel-Netflix bersama Daredevil dan Jessica Jones. Tentunya harapannya series ini mempertahankan kualitasnya secara konsisten, mengikuti jejak Daredevil.

maxresdefault (5)

Read the rest of this entry

[Review Indo-Movie] Terlalu Tampan (2019): Pengembangan Adaptasi yang Baik, Namun Kurang Totalitas

Visinema sedang berada di masa bulan mandu pasca Angga yang mulai memberi penggung sutradara lain dan menjadi produser di film-film terbaru Visinema. Love For Sale dan Keluarga Cemara, dua film di era baru Visinema merupakan film yang mendapat pengakuan secara kritik yang sangat baik. Bagi saya pribadi 2 film itu adalah karya terbaik Visinema bahkan saya lebih suka daripada film-filmnya Angga, padahal Angga sendiri adalah sutradara idola saya dan tetap tak berubah hingga sekarang. Kini, film terbaru di era baru ini muncul, ayitu Terlalu Tampan. Film adaptasi webtoon ini juga jadi pertanda bahwa Visinema di masa depan mungkin akan berubah, atau kata lebih tepatnya memperluas, dimana sajiannya akan lebih bervariasi darpada sajian-sajian konten film Visinema selama ini. Pasalnya, Terlalu Tampan ini sangatlah berbeda dari film-film Visinema yang sebelumnya?

16a506d80b2fb7ecea8c472d059e25402ae8b0a7.jpeg

Read the rest of this entry