[Review Anime] Yowamushi Pedal: Glory Line (2018): Plot Balapan yang Menarik

Season 3 bagi saya sebenarnya cukup mengecewakan. Setelah diawali dengan sangat baik mulai dari sensasi unik melihat Onoda sebagai kakak kelas, pengenalan karakter baru yang menjanjikan, hingga segala persiapan Inter High di musim yang baru. Sayangnya saat balapan Inter High dimulai, segala ekspektasi terasa antiklimaks. Mulai dari visual yang makin absurd (sebal melihat jurusnya Aoyagi dan pembalap Hakogaku berbadan paling besar) hingga plot balapannya sendiri. Mungkin saya terdengar agak bias juga dimana kebanyakan alasan sebal disini karena Sohoku tak kunjung mendapatkan momentum untuk bangkit. Saya paham bahwa season kemarin bertujuan untuk membuat Sohoku hancur sehancur-hancurnya, tapi yang membuat saya sebal adalah ketika karakter-karakter yang ada dibuat tidak loveable lagi, mulai dari Aoyagi dan Kaburagi yang minim peran, Onoda sendiri down, Imaizumi dan Naruko juga belum terlihat, fokus ada pada Teshima yang justru di eksekusi dengan payah yang bahkan mengakibatkan karakter Manami jadi terlihat menyebalkan. Plot balapan season 3 sangat menyebalkan minim dinamika, khsusunya perebutan Zekken sprint dan tanjakan kurang begitu menarik. Banyak sekali yang saya harapkan di season 4 ini, utamanya soal plot balapannya itu sendiri, dinamika karakter, taktik tim, kejutan, banyak ekspektasi yang semoga dibayar tuntas.

teaserlogo.jpg

Dan season  4 ini benar-benar mengobati kekecewaan saya terhadap season 3. Season ini dimulai dengan pasca garis finis pegunungan duel antara Manami dan Teshima. Setelah itu pertarungan berlanjut menuju garis finis hari pertama. Akhirnya Kyoto Fushimi melakukan gerakan dan Midousiji berhasil membuat balapan menuju garis akhir menjadi menarik. Tapi bintang utama di balapan kali ini adalah Naruko. Akhirnya saya melihat hasil dari perkembangan karakternya di season 3. Naruko menjadi rival Midousiji yang paling menyenangkan. Saya pikir ide yang cemerlang memasangkan Midousiji dengan Naruko, permainan psywar mereka menyenangkan untuk disaksikan. Omong kosong Midousuji dengan segala bualannya di counter dengan ucapan verbal menyenangkan dari Naruko. Sangat menyenangkan melihat segala serangan verbal Midousuji dengan mudah dibalikan oleh Naruko. Bagi saya karakter Midousuji merupakan karakter yang menarik untuk disakskan ketika dia kecewa, segala tingkah arogannya berhasil membuat saya sebagai penonton untuk berharap segera melihat muka kekecewaannya, dan Naruko berhasil menjadi perwakilan saya sebagai penonton melihat raut muka Midousuji yang segala prediksi dan perhitungannya dikacaukan oleh Naruko.

Di balapan hari ke 2 ternyata lebih menarik. Plot hari kedua sangat bervariasi dan drama olahraga yang dihasilkan benar-benar memukau. Mulai dari plot Kaburagi dan Aoyagi yang menyoroti aspek mental dalam olahraga sepeda sangat berpengaruh hingga komedi lagu Hime akhirnya keluar melalui mereka, bahkan lagu Hime ini jadi solusi menghindari mood menjadi down. Imaizumi mengalami perkembangan karakter yang signifikan dan cukup menyentuh buat saya bagaimana Imaizumi ini berkembang dalam balapan hari ke 2 ini. Dan ternyata Naruko masih jadi bintang di balapan ke 2 ini, karakternya benar-benar mencolok dan bagi saya Naruko adalah man of the match di season ini. Teshima memang disayangkan tidak memberi pengaruh signifikan, masih payah, tapi setidaknya karakternya tidak dibuat hancur seperti di season sebelumnya. Ohhh dan jangan lupakan Midousuji dan Kyoto Fushimi yang sekali lagi memberi kejutan menyenangkan terhadap plot balapan hari itu, taktik-taktiknya brilian dan mengasikan untuk dilihat, belum lagi dengan apa yang dilakukan di podium, berhasil membuat geram sekaligus memberi bumbu yang menarik, sangat menarik. Twist-twist yang ada di balapan ke 2 ini juga banyak yang mengejutkan tapi menarik. Intinya, plot balapan di anime ini bagi saya berhasil mencapai klimaks.

Untuk Onoda, saya pikir season ini masih belum panggungnya, tapi akhirnya di season ini saya melihat kemampuannya setelah di season sebelumnya rasanya porsi untuk karakternya benar-benar diredam. Meski Onoda belum memperlihatkan pengaruhnya yang siginifikan di balapan kali ini, tapi kita melihat sisi yang menari dari Onoda. Untuk karakter yang pengembangannya sudah mentok, hal ini adalah sesuatu yang menarik. Onoda memeprlihatkan sisinya yang membenci persaingan, sebuah sikap yang aneh untuk olahragawan. Ketimbang mementingkan menang atau kalah, Onoda lebih tertarik dalam menjalankan perintah dengan baik dan benar karena tujuan utamanya membalap adalah untuk teman-teman disekitarnya. Melalui Onoda inilah saya jadi melihat sisi olahraga yang baru saya lihat. Karena sudut pandang Onoda masuk akal, maka mudah pula bagi saya untuk menerima pesan ini dalam ruang lingkup olahraga. Eksekusi yang memuaskan dalam memeberi porsi dan posisi tertentu untuk karakter utama dalam cerita yang sejatinya sudah sulit untuk mengembangkan lagi karakternya. Onoda kalau seandainya dia di anime olahraga yang lain, mungkin sisi nyentriknya dia rasanya sempurna untuk menjadi karakter pendukung yang posisinya sebagai elemen kejutan. Tapi itulah spesialnya anime ini dimana karakter seperti Onoda yang ternyata tidak punya jiwa olahragawan seperti umumnya malah menjadi karakter utama.

Anime ini juga ditutup dengan manis. Momen menyentuh ketika Onoda menjadi saksi melihat balapan antara Makishima dan Toudou. Dan kata-kata yang indah keluar dari mulu Makshima saat menasehati Onoda. Kelas 2 merupakan fase yang berat, menjadi panutan bagi adik kelas sekaligus menerima perintah dari kakak kelas, sebuah konklusi yang sederhana tapi cukup dalam. Monolog Onoda di ending juga cukup menyentuh. Tapi yang paling memuaskan dari season ini adalah plot balapannya. Ini yang saya inginkan ada sejak di season 3. Tidak apa kalau hasil akhirnya mau dibuat Sohoku hancur, tapi tidak sampai membuat moodnya down terus-terusan. Saya berharap ada naik turun emosi, up and down, ada pesimis dan optimis, jenis variasi emosi itulah yang ada dibalapan season kali ini.

Anime ini tampaknya akan berlanjut ke season berikutnya (emang harusnya gitu) karena season ini Cuma menyoroti hari ke 2 Inter High saja. Masih ada Inter High hari ke 3. Malah kalau bisa saya berharap anime ini bisa lanjut sampai Onoda lulus, masih ada adik kelas lain yang potensi karakternya menjanjikan.

Advertisements

About osyad35

Hai...

Posted on August 6, 2018, in Tontonan, TV Series and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. terlalu ngedrama bgt lah ini si kapten

  2. ada kabar gak bro kapan season 5 bakal keluar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: