[Review Anime] Fullmetal Alchemist: Brotherhood (2009-2010): Salah Satu Anime Action dengan Formula Plot yang Mengasyikan

Anime ini adalah salah satu anime yang spesial. Banyak yang merekomendasikan ini sebagai tontonan wajib anime action. Sayangnya entah kenapa saya  selalu menunda-nunda menonton anime ini. Dan setelah saya menontonnya, ternyata benar-benar memukau, kemana saja saya selama ini? Untuk tambahan informasi, anime Fullmeta Alchemist: Brotherhood (selanjutnya disebut FAB) ini adalah sebuah remake dari anime berjudul Fullmetal Alchemist yang rilis pada 2003. Apa bedanya? Menurut review katanya lebih bagus FAB karena visualnya lebih baik dan ceritanya lebih sesuai dengan komiknya, tapi saya sendiri belum mencoba yang 2003 dan langsung menyicipi 2009, eh boro-boro nyicip, saya malah langsung melahap semuanya karena saking lezatnya.

VIR_93577_8003_conoces_a_todos_los_personajes_de_fullmetal_alchemist_brotherhood_facil.jpg

FAB sendiri bercerita mengenai petualangan Elric bersaudara, Edward dan Alphonse alias Ed dan Al. Ceritanya sendiri mengenai Ed dan Al yang berusaha mencari jalan untuk mendapatkan tubuh mereka kembali dimana Ed kehilangan tangan dan kakinya sementara Al tidak punya tubuh, hanya jiwanya yang terbungkus di armornya. Ah bagian yang paling tidak saya suka adalah menceritakan synopsis. Karena cerita anime cenderung luas, apalagi jumlah episodenya 64, maka tidak perlu lah saya jabarkan lebih banyak lagi. Yang perlu diketahui adalah, alasan mereka kehilangan tubuh karena adanya sebuah tragedy yang mengenaskan, selain itu kita juga akan disuguhi pengenalan dunia khususnya konsep Alkimia (Alchemist), lalu ada mengenai militer dan juga politik, kompleks tapi akan dibawakan dengan menyenangkan.

Dari awal-awal episode, saya langsung merasa tertarik dengan keseluruhan konsep dari FAB. Daya tarik utama dari anime ini adalah tragedy dan karakter. Tragedi, dari awal saja saya langsung merasa tertarik dengan FAB karena menyaksikan tragedy yang dialami Ed dan Al. Backstory mereka sangat kelam dan dalam 2 episode, saya langsung bersimpati dan berpihak pada motivasi Ed dan Al. Episode 1 sukses mengenalkan siapa itu Ed dan Al beserta karakteristiknya, sementara episode 2 kita akan semakin berpihak pada mereka setelah kita mengetahui tragedy yang menimpa mereka.Selanjutnya, akan ada banyak tragedy yang akan mengiris hati, adegan-adegan emosional, backstory kelam dan menyedihkan, dari awal-awal episode saya sudah yakin akan mendapatkan sajian apa kedepannya nanti dan benarlah semua itu terbayar dan sangat worth it. Minimal cobalah sampai episode 4, kamu akan tahu apa yang saya bicarakan. Ada banyak kematian yang  di eksekusi dengan sangat baik.

Tapi, meskipun sangat kelam beberapa tragedynya, kemasan tone anime ini tetaplah cerah. Semua itu karena joke-jokenya. Padahal joke-joke disini andalannya itu-itu saja, bermodal ejekan soal tinggi badan Ed dan beberapa ekspresi lucu Ed dan Al, yah mostly sumber komedinya dari mereka berdua dan karakter benama Lin (meski menjelang akhir mulai serius). Joke-joke disini cukup banyak yang misplace tapi secara keseluruhan saya sangat menikmati komedinya, karena tiap kali kembali ke tone serius ritmenya tetap terjaga.

Selanjutnya soal karakter. Dengan 64 episode, saya tidak menyangka semua karakternya sangat menyenangkan untuk diikuti, bukan cuma tokoh utama dan pendukungnya, bahkan untuk karakter minor seperti Nina, para Chimera, hingga para bodyguard Lin terasa amat sangat membekas. Selain Ed dan Al, ada Winry yang asik diikuti pembangunan chemistrynya dengan Ed, padahal porsinya cukup terbatas tapi itu yang bikin asik, lalu ada Mustang dan timnya yang menarik dengan konflik militer, para villain juga amat sangat menarik baik secara karakter maupun motivasinya. Menariknya semua karakter yang ada disini membuat tiap episode begitu enjoyable.

Anime ini sebenarnya amat sangat pantas dibuat panjang sejajar One Piece, Naruto, atau Bleach, bahkan saya lebih menikmati ini ketimbang Fairy Tail ataupun Hunter x Hunter. Karakter dan konfliknya amat sangat berpotensi untuk membangun universe yang lebih besar. Tapi terlepas dari itu, keputusan membuatnya cuma 64 episode ini sendiri membuat saya semakin menyukai FAB karena tidak bertele-tele dan sangat intens konfliknya dan temponya.

Satu hal lagi yang saya pikir menjadi kunci menarik FAB, yaitu formula plotnya. Tontonan anime saya tidak banyak, tapi kebanyakan anime action yang saya tonton, khususnya yang berepisode panjang (yang lebih dari 25 episode) selalu punya plot yang sama di tiap arc. Tapi, beda halnya dengan FAB, setiap arc penyelesaian konfliknya selalu dengan formula yang berbeda-beda, bahkan untuk battle nya sendiri formulanya terus berubah-ubah, tidak Cuma terpaku pada Ed dan Al, semua karakternya berpotensi bisa menjadi kunci sebuah arc. Bahkan di paruh akhir, ada kalanya Ed dan Al tidak muncul sama sekali dalam satu episode, dan itu tetap terasa menyenangkan untuk dilihat karena semua karakternya menarik. Tragedi, karakter, dan formula plot adalah senjata utama FAB.

Soal fight scene, sejujurnya anime ini tidak lah begitu waw. Entah karena saya menontonnya hampir satu decade setelahnya atau bagaimana, pertarungannya tidak sememanjakan mata anime action akhir-akhir ini. Tapi, bukan berarti pertarungannya tidak menarik untuk ditonton karena meski tanpa koreo ataupun kualitas gerakan yang menarik, FAB mampu mengatur moment sehingga membuat pertarungan tetap terasa menarik. Kuncinya adalah moment,FAB mampu memanajmen, mengatur, menempatkan tiap moment dalam pertarungannya dengan sangat baik. Bahkan untuk pertarungan semembosankan Mustang yang Cuma mengandalkan jentikan jari, tapi pertarungannya dengan Envy jadi salah satu moment yang sangat terbaik, padahal gerakannya Cuma gitu-gitu saja. Karena apa? Karena pertarungan itu dibuat bernyawa dengan cerita dibaliknya, motif tiap karakternya, sehingga kita turut merasakan semosi yang ada selama pertarungan yang sejatinya membosankan itu. Intinya saya puas dengan porsi aksinya. Tapi bukan berarti aksinya benar-benar meh, seiring berjalannya episode, aksinya semakin meningkat kualitasnya dan koreonya semakin menghibur, bersabar saja.

Dari segi visual dan artwork, saya merasa kualitasnya sangat bagus bahkan untuk ditonton saat ini. Saya suka bagaimana permainan ekspresinya. Suka sekali dengan tiap kali Ed memasang muka depresi, raut wajahnya, garis-garis dan bayangan yang membentuk rautan itu, membuat saya turut ikut merasakan depresinya, kemarahannya, dan berbagai ekspresinya. Selain itu saya juga suka pendekatannya untuk aspek komedinya, entah kenapa bentuk komedi Ed dan Al saat ketakutan amat terasa sukses membuat saya tertawa. Latar eropa yang jadi latar cerita ini juga terasa menyenangkan melihat arsitektur tiap bangunan dan berbagai fasilitas era itu. Untuk seiyu, meskipun saya tidak paham bagaimana menilainya, tapi saya sangat suka dengan suara Al.

FAB adalah anime yang kompleks dengan kemasan yang loveable. Yah meskipun loveable bukan berarti anime ini akan mudah dipahami intisarinya bagi kebanyakan orang, apalagi anak-anak, jangan lupakan bagian kompleks dan kelamnya. FAB menyentuh persoalan ketuhanan dengan perseteruan klasik keimanan vs sains lewat kemasan Bahasa berupa Alkimia. Kesan atheismenya cukup terasa kuat, tapi disatu sisi ada sudut pandang mengenai bagaimana ilmuwan atau Alkimia ini berbicara mengenai sesuatu yang tidak bisa didekati khususnya mengenai kuasa Tuhan. Bukan cuma soal itu, beberapa cerita soal konspirasi politik, perang, kemanusiaan, militer, semua tema-tema itu terasa menarik tapi butuh kedewasaan untuk menyikapinya, bukan berarti berat, tapi ya butuh bijaklah menyikapinya.

Advertisements

About osyad35

Hai...

Posted on April 2, 2018, in Tontonan, TV Series and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. nonton anime ini secara marathon emang juara bgt lah. makin penasaran tiap episodenya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: