Monthly Archives: January 2018

[Review Animated Series] Castlevania (2017): Adaptasi Game ber-style Anime

Bagi kamu yang tidak merasa cocok dengan animasi US selain The Legend of Avatar karena alsan sebagai berikut; art work, keseriusan cerita, dan format kontinuitas, maka kalian harus mencoba animated series buatan Netflix yang berjudul Castlevania, sebuah serial animasi yang merupakan adaptasi game. Animasi ini akan sangat cocok bagi kalian yang suka dengan anime karena stylenya memang tanpa malu-malu memperlihatkan influencenya dari mana.

Castlevania-1440x564_c.png

Read the rest of this entry

Segmen/Show Youtube Terbaik Dari Indonesia, Lets Make Youtube Indonesia Great Again (Youtube Indonesia Ga Cuma Reuploader dan Vlogger Doang Loh…)

“Youtube lebih dari Tv?” Ah sekarang Youtube sama sampahnya kaya TV kok. Potongan lirik itu jujur saja awalnya setuju, sebagai salah satu individu yang mengeluh akan sampahnya acara TV, saya lari ke Youtube sebagai media alternative yang memang beberapa channelnya punya konten yang sesuai dengan saya, tentu saja kualitas Youtube dan Tv berbeda, karena itulah ini dibilang alternative kan? Tapi, terlepas dari pengaruh buruk lagu itu karena terlanjur viralnya, perlahan-lahan potongan lirik itu mulai tidak relevant. Fakta lapangannya saat ini, semenjak Youtube punya system trending, kini formula Youtube sama saja dengan TV, lebih berbicara soal angka ketimbang factor lainnya. Bicara soal pihak mana yang disalahkan, ya semua pihak patut disalahkan. Dari sisi content creator, dari semakin banyak jumlah mereka, kontennya begitu beragam dengan formula “trend”, bukan Cuma bikin konten mudah diproduksi tapi juga tak pandang faedah, tanpa konsep pula, re-upload pula ya ampun malah yang re-upoad ini kupingnya pada tebel semua dikritik sana sini juga. Dari soal penonton, semua kalangan semakin mudah akses, jadi yang ditonton acara TV juga, yang dikepoin artis tv juga, budaya nonton gosipnya dibawa juga, lebih tertarik konflik personal ketimbang karya, gampang kepancing judul dan cover bombastis, dan nurut aja sama sugestinya youtube ga mau lebih penasaran nyari keyword, nyari tontonan yang lebih berfaedah. Youtube juga salah, sistemnya mulai tidak mendukung konten kreatornya, mulai dari system trending ala rating TV, hingga system algoritma sugestionnya yang bikin content creator niat makin tenggelam.

YouTube-800x474.jpg

Read the rest of this entry

[Review US-Series] Marvel’s Runaways (2017): Can’t Feel Excited

Hahhh, ada apa dengan serial Marvel di tahun ini ? Inhumans ? Iron Fist ? The Defenders ? Sekarang Runaways ? Thanks for Punisher and Agent of Shield for save MCU Series. Entahlah, saya sama sekali tidak tahu pendapat umum soal serial ini apakah banyak yang suka atau tidak suka, so saya benar-benar Cuma mengandalkan opini saya sendiri. So bagaimana Runaways ?

Runaways-Marvel-poster.jpg

Read the rest of this entry

[Review US-Series] The Gifted (2017): Marvel-Fox Lanjutkan Tren Positif

Setelah sangat terpuaskan dengan serial Legion, kini Marvel-Fox dengan segala lisensi karakter Mutannya melanjutkan membuat serial lainnya. Dan serial kedua garapan Marvel-Fox itu adalah The Gifted, serial survival family drama. Yah setelah sukses dengan terobosan barunya di Legion dengan membuat serial comicbook superhero bergenre psychological agak arthouse, kini Fox kembali membuat serial comic book superheroes yang sekali lagi bukan jalur mainstream dengan cerita good vs evil, melainkan genre survival. Tapi, beda dengan Legion, The Gifted tidak begitu terkesan terobosan baru. Konsep survival dari para makhluk berkekuatan ini sayangnya sudah duluan ada dengan serial berjudul Heroes, jadi sekilas kesannya memang sama. Meski begitu saya yakinkan bahwa The Gifted plotnya lebih terarah dan rapi ketimbang Heroes yang cabangnya kemana-mana tapi ujung-ujungnya antiklimaks.

DF2-cJhUAAAxh9u [www.imagesplitter.net].jpeg

Read the rest of this entry

[Review Animated Series] Batman Beyond (1999-2001): Evolusi Sajian Aksi di DCAU

Batman TAS sudah, Superman TAS sudah, Justice League sudah, The Zeta Project sudah, next Batman Beyond. Saya sangat bersemangat mengikuti serial ini, bagaimana tidak, simak sinopsisnya, bertempat di dunia yang sama dengan Batman TAS, di masa depan dimana Bruce Wayne sudah pensiun menjadi Batman, para villain ikonik di Gotham sudah entah kemana, kemudian muncul pemuda bernama Terry McGinnis yang meneruskan warisan Batman dengan para villain baru. Ini adalah sebuah tantangan bisakah meneruskan cerita Batman, tanpa dua factor penting, Batman original dan para villainnya ?

batman_beyond_by_ekaleva-d5cqpfp.jpg

Read the rest of this entry

#RekomendasiPlaylist: Kesan Pertama Genre Folk & 15 Lagu Folk Indonesia Paling Asik Buat Bengong

Genre Folk, kalian sudah tahu ? Apa yang dipikiran kalian soal jenis music ini? Jujur saja bagi saya awalnya mengira kalau folk adalah soal music akustik. Tidak sepenuhnya salah, tidak juga sepenuhnya benar. Setelah saya coba cari tahu dari berbagai sumber di internet yang entah kredibel atau tidak, kesimpulan saya ialah sebuah genre music rakyat yang penuh dengan kesederhanaan. Tentunya dari pendeknya kesimpulan ini masih banyak menyisakan tanda tanya. Seperti maksudnya musik rakyat itu bagaimana?

rendered36.jpg

Read the rest of this entry

[Review Anime] Hungry Heart: Wild Striker (2002-2003): Kesan Pertama Jelek, Kesan Akhir Keren

Sedang ingin buat list anime sport, eh sadar referensi tontonannya belum banyak, akhirnya nyari-nyari tontonan lagi deh, dan pilihannya jatuh ke sepakbola. Alasannya memilih judul Hungry Heart karena setelah saya cari beberapa artikel soal top anime soccer, anime ini selalu ada di 3 besar, bahkan mengalahkan Giant Killing, anime sepakbola terbaik di mata saya. Selain itu ternyata anime ini adalah karya lain dari Yoichi Takahashi, creator Captain Tsubasa, wow.. Apa ini karya sepakbolanya yang serius dibanding karya penghasil duitnya si Tsubasa? Lets see. Oh iya, sepertinya di tahun ini review-review saya tidak akan memuat synopsis, sinopsisnya bisa kalian cari sendiri di internet, jadi langsung saja ke penilaian dan kesan saya.

1461040980-dcdf6fc4f9d7344f03336e331838341a.jpeg

Read the rest of this entry

[Review Animated Series] Superman The Animated Series (1996-2000): Pendekatan Berbeda Dengan Hasil Kesan Yang Sama

Melanjutkan ke-kepo-an saya terhadap DCAU, setelah menonton secara random tak berurutan dari Batman TAS, Justice League dan JLU, hingga The ZETA Project, kini akhirnya saya menonton Superman TAS. Dalam berbagai artikel soal list superhero animated superhero terbaik, Superman memang tidak pernah melebih raihan Batman dan Justice League, tapi serial ini selalu hadir dalam list itu meski rangkingnya agak terpisah jauh dari 2 show lainnnya. Tandanya, Superman masih mempunyai suatu hal yang worth it untuk ditonton, namun tentu saya juga jadi punya ekspektasi yang biasa-biasa saja melihat rank nya. So, how this series going ?

superman-tas1.jpg

Read the rest of this entry

Review Mid Season Arrowverse 2017 & Crisist On Earth X Episode  – Supergirl Season 3, Arrow Season 6, Legend Of Tomorrow Season 3, The Flash Season 4

Saya sejujurnya mulai kehilangan keyakinan pada Arrowvere. Jenuh dengan formulanya jadi alasan utama, tapi alasan itu diperpearah dengan penutup season lalu memang rata-rata buruk (kecuali Arrow). Tapi pada dasarnya saya memang menyukai superhero, jadi meski dengan antusias yang berkurang drastis, saya pun agak ogah-ogahan tanpa hype apapun memulai show season terbaru ini. Jadi langsusng saja, impresi singkat mengenai ke 4 show Arrowverse season ini beserta review khusus Crossover eventnya.

wxhsm2bm3hsirm7dtahm.png

Read the rest of this entry

[Review K-Drama] While You Were Sleeping (2017): Kenalan Dengan Format Baru Drama Korea

Dalam berbagai post review drama korea saya di tahun 2017, saya sudah menjelaskan bahwa jumlah tontonan korea saya berkurang drastis. Saya hanya menonton dan menulis 3 drama saja termasuk drama ini, dua lainnya adalah Introvert Boss dan School 2017, sementara tontonan lainya yang dipertimbangkan tapi belum juga sempat ditonton hingga berakhirnya 2017 adalah Strong Woman Da Bong Soon dan Suspicious Partner, sisanya entahlah tidak begitu tertarik, para bintangnya pun tidak begitu turut andil di drama tahun ini. Jadi, jangan heran saya agak sedikit terkejut dengan format yang ada di drama ini, I mean, 32 episode ? WOW !!! Meskipun ternyata sebenarnya durasinya sama, ibarat 1 episode biasa dibagi 2 dan tayangnya pun 1 hari, untuk kepentingan iklan, tapi tetap ada sensasi yang berbeda dari format ini.

while-you-were-sleeping-koreans-2017.jpg

Read the rest of this entry